konsep dasar manajemen keuangan
KONSEP DASAR
MANAJEMEN KEUANGAN
Nama Kelompok:
1.
Yosihara (C1140280)
2.
Marisa Irena Siregar
(C1140306)
Semester/Kelas:
III/E
INSTITUT KOPERASI INDONESIA
2015
1. Definisi Manajemen Keuangan
Definisi
Manajemen Keuangan
menurut Bambang Riyanto adalah keseluruhan aktivitas perusahaan yang
berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang
minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk
menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
Sedangkan Definisi Manajemen
Keuangan menurut para ahli dapat Anda baca dibawah ini :
1)
Pengertian manajemen keuangan menurut Liefman :
Manajemen Keuangan merupakan usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang
untuk mendapat atau memperoleh aktiva.
2)
Pengertian manajemen keuangan menurut Erlina, SE.
Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan.
Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of
fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund).
3)
Pengertian manajemen keuangan menurut Depdiknas
: Manajemen keuangan merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang
meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan
pelaporan.
4)
Pengertian manajemen keuangan menurut
Prawironegoro : Aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk
memperoleh modal yang semurah-murahnya dan menggunakan seefektif, seefisien,
dan seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba.
5)
Pengertian manajemen keuangan menurut Bambang
Riyanto : keseluruhan aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan
usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan
syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana
tersebut se-efisien mungkin.
2. Tujuan Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan bertujuan memaksimalkan nilai dari perusahaan. manajemen harus bisa menekan perputaran uang yang bisa menghindarkan dari aktivitas yang tidak diinginknan. perlu diingat, tujuan utama dari suatu perusahaan adalah untuk memaksimalkan atau menambah kesejahteraan para pemilik perusahaan. saham yang beredar adalah bukti kepemilikan, kesejahteraan para pemilik direfleksikan dari harga pasar perusahaan itu, harga perusahaan tersebut adalah buah dari keputusan manajemen mengenai keputusan untuk investasi, keputusan dalam pendanaan serta aktivitasnya dalam memanage aktiva, keputusan keputusan tersebut akan berdampak pada harga saham para pemilik perusahaan.
3.
Konsep Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan adalah manajemen mengenai fungsi keuangan, dan fungsi manajemen keuangan merupakan bagaimana mempergunakan
serta menempatkan dana yang ada. fungsi fungsi yang ada dalam perusahaan
harusnya dilaksanakan dengan baik mengingat fungsi fungsi yang ada saling
berkaitan satu sama lain.
Seperti telah dibahas diatas, Manajemen keuangan memiliki tiga kegiatan yang utama
Seperti telah dibahas diatas, Manajemen keuangan memiliki tiga kegiatan yang utama
- Perolehan Dana, merupakan aktivitas yang bertujuan untuk memperoleh sumber dana, ntah itu berasal dari internal perusahaan ataupun bersumber dari eksternal perusahaan
- Penggunaan Dana, suatu aktivitas menggunakan atau menginvestasikan dana yang ada pada berbagai bentuk aset
- Pengelolaan Aset (Aktiva), aktivitas ini adalah kegiatan yang dilakukan setelah dana telah didapat dan telah diinvestasikan atau dialokasikan kedalam bentuk aset (atkiva), dana harus dikelola secara efektif dan efisien.
Jadi, dengan aktivitas aktivitas diatas tersebut, dengan
kata lain fungsi pengambilan keputusan manajemen keuangan adalah keputusan
mengenai pendanaan, investasi dan manajemen aset (aktiva)
4. Fungsi Manajemen
Fungsi
manajemen adalah sebagai berikut:
a)
Keputusan investasi (investment decision)
investasi
diartikan sebagai penanaman modal perusahaan pada aktiva riil maupun aktiva
finansial.
keputusan
finansial merupakan keputusan terhadap aktiva apa yang akan dikelola oleh
perusahaan. Keputusan investasi akan berpengaruh langsung terhadap besarnya
rentabilitas investasi (return on investment) dan aliran kas perusahaan
pada masa yang akan datang.
b)
Fungsi Pendanaan (financing Decision)
keputusan
pendanaan mempelajari sumber-sumber dana yang berada di sisi pasiva. Untuk itu
perlu diperhatikan sumber dana yang biayanya paling minimal dan syarat-syarat
yang menguntungkan.
Pemenuhan
dana dapat dilakukan melalui sumber intern dan sumber ekstern perusahaan.
c)
Keputusan Deviden (Dividend
Decision)
keputusan
ini dilakukan untuk menentukan: besarnya persentase laba yang dibagikan
kepada para pemegang saham dalam bentuk cash dividen, stabilitas dividen yang
akan dibagikan, dividen saham (stock dividend), pemecahan saham (stock
split), dan penarikan kembali saham yang beredar.
5. Kegiatan Utama Manajemen Keuangan
Ada 3 kegiatan utama dalam manajemen
keaungan,yaitu:
1) Mendapatkan Dana Perusahaan
2) Menggunakan Dana Perusahaan
3) Membagi Keuntugan / Laba Perusahaan
1)
Mendapatkan Dana Perusahaan
Terdapat dua sumber utama pendanaan usaha, yaitu ekuitas
dan utang. Ekuitas yaitu pemilik mengiventasikan laba perusahaannya untuk
ditempatkan dalam perusahaan guna memperkecil resiko pengembalian dalam tingkat
yang rendah, sedangkan utang adalah mengandung resiko, pemberi pinjaman pertama
kali menarik laba dan harus dibayar sekalipun perusahaan tidak ada laba atau
dalam kondisi merugi.
Kedua
sumber pendanaan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pendanaan
ekuitas (modal sendiri). Dapat diperoleh dari tabungan individu, teman dan atau
saudara, investor perorangan lain, perusahaan-perusahaan besar, perusahaan
modal ventura,
dan
penjualan saham.
2. Pendanaan
dari utang (pinjaman). Dapat diperoleh dari teman atau saudara, investor
perorangan lainnya, para pemasok bahan baku pemberi pinjaman berbentuk asset,
bank-bank komersial, program-program yang didukung oleh pemerintah,
lembaga-lembaga keuangan swadaya masyarakat, perusahaan-perusahaan besar dan
perusahaan modal ventura.
2)
Menggunakan Dana Perusahaan
Penggunaan
dana adalah laporan perubahan yang disusun atas dasar dua neraca untuk dua waktu.
Laporan tersebut menggambarkan perubahan dari masing-masing elemen tersebut
yang mencerminkan adanya sumber atau penggunaan dana.
Pada umumnya rasio keuangan yang
dihitung bisa dikelompokkan menjadi enam jenis yaitu:
a. Rasio
Likuiditas, rasio ini untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi
kewajiban finansial jangka pendeknya.
b. Rasio Leverage,
rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa banyak dana yang di-supply oleh
pemilik perusahaan dalam proporsinya dengan dana yang diperoleh dari kreditur
perusahaan.
c. Rasio
Aktivitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektivitas manajemen dalam
menggunakan sumber dayanya. Semua rasio aktifitas melibatkan perbandingan
antara tingkat penjualan dan investasi pada berbagai jenis harta.
d. Rasio
Profitabilitas, rasio ini digunakan untuk mengukur efektifitas manajemen yang
dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi perusahaan.
e. Rasio
Pertumbuhan, rasio ini digunakan untuk mengukur seberapa baik perusahaan
mempertahankan posisi ekonominya pertumbuhan ekonomi dan industri.
f. Rasio
Penilaian, rasio ini merupakan ukuran prestasi perusahaan yang paling lengkap
oleh karena rasio tersebut mencemirkan kombinasi
pengaruh dari rasio risiko dengan rasio hasil pengembalian.
3)
Membagi Keuntugan / Laba Perusahaan
Dalam
sebuah bisnis, mengelola karyawan adalah hal yang sangat penting. Karena dengan
pengelolaan karyawan yang benar maka bisnis akan bisa berjalan dengan benar.
Akan tetapi ada juga orang yang berkata ,"Ah di perusahaan saya mengelola
karyawan tidak penting, karena hanya saya sendirian yang mengerjakannya"
Memang
benar, kalau kita hanya mengerjakan sendiri maka mengelola karyawan memang
tidak penting. Bisnis yang seperti ini disebut self employee. Bisa tidak kita
menjadi kaya dari self employee? Jawabannya bisa. Apakah bisa menjadi kaya
raya? Jawabannya tidak. Jika anda ingin menjadi kaya raya, maka bisnis anda
harus memiliki karyawan. Nah, ketika kita sudah memiliki karyawan ini maka
mengelola karyawan menjadi sangat penting. Mengelola 10 karyawan tentu berbeda
dengan mengelola 100 karyawan. Mengelola 1000 karyawan tentu berbeda dengan
mengelola 10.000 karyawan.
Jika
kita sudah memiliki karyawan yang banyak maka pengontrolan karyawan menjadi
sangat penting. Tentu lebih kompleks? Jawabannya iya. Akan tetapi dengan
banyaknya karyawan ini, sebenarnya bisnis malah bisa kita tinggalkan, asalkan
cara mengelolanya benar. Bisa dikatakan jika kita memiliki usaha yang besar dan
pengelolannya benar maka perusahaan akan bisa jalan sendiri, sementara kita bisa
jalan-jalan.
Setiap
orang yang membangun bisnis, tentunya dia ingin kaya raya. Untuk mencapai
tujuan ini setiap pengusaha memiliki cara yang berbeda-beda. Secara umum saya
mengenal 2 macam , yang pertama pengusaha mengusahakan agar karyawan adalah
orang yang digaji saja, sementara jika ada keuntungan yang besar maka itu
menjadi milik pengusaha. Yang kedua pengusaha membagi keuntungan dengan
karyawan, jadi jika keuntungan besar maka karyawan juga mendapat bagian
keuntungan.
Cara
pertama memang kelihatan logis, karena dengan mendapat keuntungan yang besar
tanpa berbagi dengan karyawan, maka pengusaha memliki kuntungan besar. Akan
tetapi dalam prakteknya cara kedua malah lebih efektif. Dengan berbagi
keuntungan dengan karyawan maka karywan akan lebih merasa memiliki bisnis.
Sehingga karyawan akan bekerja dengan setulus hati dan sepenuh jiwa.
Dengan
berbagi dengan karyawan ini ternyata pengontrolan karyawan akan jauh lebih
mudah. Jika karyawan hanya menjadi orang yang digaji, maka tingkat kehilangan
barang di perusahaan lebih tinggi, tetapi jika karyawan mendapatkan bagian dari
keuntungan maka tingkat kehilangan barang akan menurun. Kenapa? Karena biasanya
pencurian terbesar dilakukan oleh orang dalam alias karyawan sendiri. Jika
karyawan hanya menjadi orang yang digaji, ketika temannya mencuri maka dia akan
santai-santai saja. Akan tetapi, jika dia mendapat bagian keuntungan, maka dia
akan bertindak tegas jika temannya mencuri, karena hal ini akan mengurangi
keuntungan buat dia.
Seringkali
mobil kantor cepat rusak. Akan tetapi jika karyawan bisa menganggap bahwa itu
mobil dia sendiri maka mobil tidak lebih cepat rusaknya. Mobil akan lebih awet.
Dengan adanya profit sharing ini maka pengontrolan akan jauh lebih baik.
Alangkah
lebih baik lagi jika para karyawan yang memiliki level tinggi mereka
mendapatkan bagian saham. Dengan cara seperti ini maka mereka akan bertindak
seolah-olah mereka memiliki perusahaan. Akan tetapi, pembagian saham ini jangan
dilakukan pada saat awal perusahaan berdiri. Pembagian saham ini sebaiknya
dilakukan ketika perusahaan sudah terbukti untung. Jadi, yang perlu diingat
adalah :
1. Jangan
berikan sahamya sebelum perusahaan untung.
2. Jangan
berikan ladangnya sebelum terbukti panen.
Cara membagi
keuntungan usaha yang seperti ini akan menjadikan karyawan termotivasi dan
kitanya juga menjadi enak.
DAFTAR
PUSTAKA
mr pedro dan dana investasinya membantu saya mencapai pendanaan proyek saya dengan pengembalian 2 tingkat sebagai imbalan atas jumlah pinjaman 500,000.00 euro untuk membiayai proyek saya dan itu sangat cepat dan aman jadi saya akan menyarankan siapa pun di sini yang mencari pinjaman atau investor untuk menghubungi mr pedro di whatsapp:+1-863-231-0632 email: pedroloanss@gmail.com terima kasih.
BalasHapusSaya akan sangat merekomendasikan layanan pinjaman Mr Pedro kepada siapa pun yang membutuhkan bantuan keuangan, dan mereka akan membuat Anda tetap di atas direktori tinggi untuk kebutuhan lebih lanjut. Sekali lagi, saya memuji diri Anda dan staf Anda untuk layanan dan layanan pelanggan yang luar biasa, karena ini adalah aset besar bagi perusahaan Anda dan pengalaman yang menyenangkan bagi peminjam seperti saya. Berharap yang terbaik untuk masa depan Anda. Pak Pedro adalah cara terbaik untuk mendapatkan pinjaman mudah, ini email mereka. pedroloanss@gmail.com Atau WhatsApp: +18632310632 Terima kasih telah membantu saya dengan pinjaman sekali lagi dengan tulus hati saya selamanya berterima kasih.
BalasHapusAnda dapat menghubungi Mr Pedro Jerome untuk bantuan keuangan berikut seperti Home Loan, Car Loan, Business Loan, Personal Loan, Merchant Loan, Loan.